Hubungan Pekerjaan dan Pendidikan dengan Tingkat Depresi Pada Lansia di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Wonorejo Samarinda

  • Tri Indah Setiawati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Ramadhany Ismahmudi
Keywords: pekerjaan, pendidikan, depresi lansia

Abstract

Tujuan Studi: Penerimaan keluarga berdampak pada kesembuhan pasien, terdapat banyak hal yang melatarbelakangi untuk mempertimbangkan dalam menerima keluarga dengan gangguan jiwa yaitu tingkat stress di dalam keluarga respon dalam bentuk penerimaan oleh keluarga berdampak terhadap perkembangan kesehatan pasien jiwa. Seperti respon untuk menerima dan memberikan hal-hal baik dapat mempercepat kemajuan kesehatannya.

Metodologi: Jenis penelitian deskriptif korealsi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling dan didapatkan sebanyak 61 orang. Instrumen penelitian menggunakan angket.

Hasil: Dari dari 61 responden terdapat 48 lansia yang tidak berkerja dan hanya menjadi ibu rumah tangga (78,7%) dan 13 lansia yang masih bekerja (21,3%), sedangkan dari 61 responden terdapat 16 orang yang berpendidikan tinggi (26,2%) dan 45 orang yang berpendidikan rendah (73,8%). uji fisher’s exact dengan taraf signifikan α=5% untuk pekerjaan nilai p value = 0.008 < 0,05 sedangkan pendidikan nilai p value 0.016 < 0.05, sehingga H0 di tolak. Ada hubungan signifikan (bermakna) antara pekerjaan dan pendidikan dengan tingkat depresi pada lansia di posyandu lansia wilayah kerja Puskesmas Wonorejo Samarinda.

Manfaat: Untuk mengetahui hubungan pekerjaan dan pendidikan dengan tingkat depresi di Posyandu Lansia Wilayah Kerja Puskesmas Wonorejo Samarinda.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-31