Hubungan Komunikasi Keluarga dengan Depresi pada Siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan

  • Iis Rudiana Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Mukripah Damaiyanti
Keywords: Komunikasi Keluarga, Depresi, Remaja

Abstract

Tujuan studi: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan komunikasi keluarga dengan depresi pada siswa sekolah menengah atas dan kejuruan.

Metodologi: Desain penelitian Descriptive dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data dimulai dari bulan April - Mei 2019. Berdasarkan rumus Daniel dan didapatkan jumlah sampel 575 siswa SMA dan SMK di Kota Samarinda usia 14 -19 tahun, dan direkrut dengan teknik Cluster Stratified Random Sampling. Alat ukur yang digunakan dalam peneltian ini adalah Family Communication Scale (FCS) dan Center for Epidemiolgical Study Depression (CESD). Analisa statistik mengguanakan Spearman Rho.

Hasil: Hasil analisa uji statistik menunjukan bahwa pada variabel komunikasi keluarga tidak ada hubungan dengan depresi. Oleh karena itu hasil uji statistik menunjukan bahwa p value yaitu 0,068 lebih besar dari alpha yaitu 0,05 yang artinya Ho diterima sehingga yang berarti tidak ada hubungan yang bermakna antara Komunikasi Keluarga dengan Depresi pada Siswa Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan

Manfaat: Penelitian ini dapat menambah pengalaman dan wawasan pada peneliti dalam bidang keperawatan khususnya dalam keperawatan jiwa seperti dengan melakukan bimbingan konseling pada siswa SMA, penelitian ini diharapkan dari pihak sekolah agar dapat bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur untuk mengadakan program kesehatan jiwa bagi remaja dan juga dapat mengadakan bimbingan konseling bagi siswa atau dapat juga melakukan pelatihan manajemen stress dan komunikasi yang baik dengan keluarga, bagi Profesi Ilmu Keperawatan diharapkan penelitian ini dapat memberi materi dan referensi mengenai Ilmu Keperawatan khususnya Keperawatan Jiwa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-01-10