Hubungan Indeks Masa Tubuh (Imt) Dengan Kejadian Diabtes Melitus Diwilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda

  • Nanda Hairuni Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Purwo Setiyo Nugroho
Keywords: IMT, , Lingkar Perut, Diabetes Melitus

Abstract

Tujuan Studi: Diabetes Mellitus merupakan penyakit hiperglikemia akibat insensivitas terhadap insulin.Kadar  insulin mungkin sedikit menurun atau berada dalam rentan normal. Karena insulin tetap dihasilkan oleh sel – sel beta pankreas, maka diabetes mellitus tipe dianggap sebagai Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Tujuan dari penelitian ini ialah  untuk mengetahui hubungan Indeks Masa Tubuh (IMT) dan Lingkar Perut dengan Kejadian Penyakit Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda Tahun 2018.

Metodologi : Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan desain case control. Populasi penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Palaran Kota Samarindadengan menggunakan total sampling untuk kelompok kasus dan Profosional random sampling untuk kelompok control. Analisis meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square.

Hasil: Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square, dari 111 responden, didapati hasil uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,589> (p<0,05) hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara IMT dengan kejadian diabetes melitus diwilayah kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda tahun 2019. dengan didapatkan nilai OR = 0,941. Dan dapat disimpulkan bahwa hasil uji chi-square diperoleh nilai p value = 0,787> (p<0,05) hal ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara lingkar perut dengan kejadian diabetes melitus diwilayah kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda tahun 2019. Hasil Odd Ratio menunjukan nilai sebesar = 1,116.

Manfaat : Bagi Masyarakat lebih memperhatikan pola hidup yang  sehat dengan cara olahraga teratur agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-01-13
Section
Kesehatan Masyarakat

Most read articles by the same author(s)