Hubungan Usia Ibu dan Asfiksia Neonatorum dengan Kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada Neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

  • sri sri wahyuni Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Ni Wayan Wiwin
Keywords: Usia Ibu, Asfiksia Neonatorum, Respiratory Distress Syndrome (RDS).

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui hubungan antara usia ibu dan Asfiksia Neonatorum dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) pada neonatus di RSUD Abdul Wahab Sjahranie.

Metodologi: penelitian ini adalah kuantitatif berbentuk Descriptive Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 124 responden dengan sampel yang digunakan yaitu sebanyak 95 responden. Analisa data meliputi analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji fisher’s exact test dan Two-Sample Kolmogorov-Smirnov.

Hasil: Hasil penelitian menggunakan Fisher’s Exact Test didapatkan odds ratio 3,682 dan nilai p value 0,336 > 0,05 menunjukkan tidak adanya hubungan antar usia ibu dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) dan hasil penelitian menggunakan Kolmogorov-Smirnov (KS) didapatkan KS-Z 1,531 dan nilai p value 0,018 < 0,05 menunjukkan ada hubungan anatara Asfiksia Neonatorum dengan kejadian Respiratory Distress Syndrome (RDS) di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Manfaat: Menjadi referensi terapi yang dapat digunakan untuk menangani respiratory distress syndrome (RDS) pada neonatus dan diharapkan bagi peneliti lain agar dapat melakukan penelitian yang lebih mendalam yang nantinya mungkin akan ditemukan manfaat selain dari menangani respiratory distress syndrome (RDS).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-04