Hubungan Penggunaan Vaginal Douching dengan Kejadian Flour Albus pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Bukit Raya Kecamatan Tenggarong Seberang

  • Annisa Masruro Universitas muhammadiyah kalimantan timur
  • Tri Wijayanti
Keywords: vaginal douching, flour albus (keputihan)

Abstract

Tujuan studi: Keputihan atau flour albus merupakan masalah gangguan klinis yang sering terjadi pada semua wanita tidak terkecuali remaja. Faktanya banyak wanita yang mengabaikan kejadian flour albus ini. Penggunaan vaginal douching adalah salah satu penyabab terjadinya flour albus. Penggunaan vaginal douching tidak hanya digunakan pada wanita dewasa namun juga ditemukan pada remaja.Tujuan dari penelitianadalah untuk mengetahuihubungan penggunaanvaginal douching dengan kejadian keputihan di Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik korelasi dengan pendekatan rancangan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah santriwati yang berjumlah 140 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakantekniktotal sampling. Analisis univariat menggunakandistribusi frekuensi, bivariat menggunakan analisis chi square. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner

Hasil:Berdasarkan uji statistik chi-square di peroleh nilai p= 0,043 yang berarti p<α (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara penggunaan vaginal douching dengan kejadian flour albus.

Manfaat:Untuk menambah informasi dan pengetahuan kepada remaja putri tentang Hubungan Penggunaan Vaginal Douching Dengan KejadianFlour albusdi Pondok Pesantren Al-Masyhuriyah Kecamatan Tenggarong Seberang.

Published
2020-01-09