Hubungan Dukungan Suami Dengan Tingkat Depresi Ibu Postpartum Di Puskesmas Trauma Center Samarinda

  • Hardiyanti Wardanah Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Pipit Feriani D
Keywords: Dukungan Suami, Ibu Postpartum, Depresi Postpartum

Abstract

Tujuan Studi: Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2011 menyatakan bahwa kejadian pada kasus depresi postpartum pada beberapa Negara, yaitu yang terdapat di Vietnam (19,4%) Columbia (13,6%), dan Dominika (3%). Dukungan suami berpengaruh besar terhadap kejadian depresi postpartum pada ibu postpartum. Dimana dukungan suami ini merupakan strategi pada saat ibu postpartum yang merasa stress dan berfungsi sebagai strategi untuk melindungi dari stress. Depresi postpartum bisa terjadi setiap waktu setelah ibu melahirkan. Oleh karena itu kemungkinan terjadinya depresi pada ibu postpartum harus di kenali sejak awal, agar tidak depresi postpartum tidak berakibat buruk pada bayi, ibu serta pasangan.

Metodologi: Dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif, yang bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara variabel yaitu dukungan suami dengan tingkat depresi postpartum, dengan pendekatan cross sectional teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner Endinburgh Postpartum Depression Scall (EPDS) dan kuesioner dukungan suami. Teknik pengambilan sampling pada penelitian ini adalah total sampling yang berjumlah 165. Analisa Bivariat menggunakan uji chi-square.

Hasil: Hasil uji fisher exact menunjukkan p value = 0,001≤ 0.05, berarti ada hubungan antara dukungan suami dengan tingkat depresi ibu postpartum.

Manfaat: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran yang cukup signifikan sebagai masukan pengetahuan atau literatur ilmiah yang dapat dijadikan bahan kajian bagi para pembaca, khususnya yang sedang mempelajari tentang hubungan dukungan suami dengan tingkat depresi postpartum.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-04-26