Pola Spasial Kasus Diare Pada Balita Berdasarkan Faktor Lingkungan Dan Perilaku Hidup Sehat Di Wilayah Kerja Puskesmas Lempake Kota Samarinda

Authors

  • Etta Rahmatasari universitas muhammadiyah kalimantan timur
  • Syamsir Syamsir

Keywords:

diare, lingkungan, sehat, spasial

Abstract

Tujuan Studi:Diare merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh penduduk di berbagai negara. Hampir seluruh wilayah di dunia ditemukan kasus diare pada semua kelompok usia, khususnya pada balita. Menunjukkan diare masih menjadi permasalahan global yang membutuhkan penanganan khusus, utamanya kasus diare yang terjadi pada balita. Pola spasial penyebaran penyakit merupakan bagian pengaplikasian Geografic Information System (GIS).

Metodologi:Penelitian ini untuk Mengidentifikasi diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Lempake dan untuk Menganalisis faktor lingkungan dan perilaku hidup sehat. Sampel 188 balita berdasarkan rumus proporsi binomunial. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Desain Penelitian yang digunakan adalah desain cross sectional.

Hasil: penelitian menunjukan adanya hubungan antara CTPS dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lempake Kota Samarinda balita yang tidak terkena diare lebih besar (58.0%)

Manfaat: menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara perilaku CTPS dengan kejadian diare (p value 0,018< 0,05). Secara spasial, balita diare yang perilaku CTPS ibunya tidak tersebar seluruh wilayah kerja Puskesmas Lempake. Balita diare dan tidak diare tersebar di wilayah rawan banjir dan tidak rawan banjir, tidak ada hubungan antara kondisi jamban dengan kejadian diare.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-01-09

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat