Hubungan Peran Tenaga Kesehatan dengan Perilaku Penggunaan Alat Kontrasepsi di Puskesmas Samarinda Kota
Keywords:
Peran tenaga kesehatan, perilaku, alat kontrasepsiAbstract
Tujuan studi: Mengetahui hubungan peran tenaga kesehatan dengan perilaku penggunaan alat kontrasepsi di Puskesmas Samarinda Kota.
Metodologi: Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling adalah non probability sampling dengan metode purposive sampling, berjumlah 384 orang responden. Uji statistik yang digunakan adalah korelasi rank spearman.
Hasil: Hasil uji korelasi rank spearman dengan nilai korelasi spearman 0.114, p value = 0,025 < 0,05. Dari nilai korelasi spearman dapat terlihat bahwa hubungan kedua variabel searah karena bernilai positif yang artinya semakin baik peran tenaga kesehatan maka semakin baik perilaku dalam penggunaan alat kontrasepsi, dengan kekuatan hubungan lemah. Dapat di simpulkan bahwa H0 gagal ditolak dan Ha diterima atau berarti terdapat hubungan antara peran tenaga kesehatan dengan perilaku penggunaan alat kontrasepsi.
Manfaat: Diharapkan tenaga kesehatan lebih berperan aktif dalam menjalankan tugasnya sebagai komunikator, motivator, konselor dan fasilitator.