Hubungan Overtime terhadap Kesehatan Mental dan Keterlibatan Kerja Perawat di Ruang Intenvise Care RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda

  • Robby Vadillah Zurin Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • maridi marsan dirdjo
Keywords: vertime, Kesehatan Mental, Keterlibatan Kerja.

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui hubungan kelebihan waktu kerja dengan kesehatan mental dan keterlibatan kerja perawat di ruang intensif RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

Metodologi: Penelitiandeskriptif korelasi dengan metode pendekatan Cross Sectional. Jumlah populasi sebanyak 138 dengan jumlah sample 103. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kusioner Mental Health Inventory - 38. analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan chi square.

Hasil: Hasil dan kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah hasil statistik hubungan antara overtime terhadap kesehatan mental dengan nilai P Value = 0,409 > 0,05 maka Ho diterima dan hubungan antara overtime terhadap keterlibatan kerja perawat dengan nilai P Value = 0,381 > 0,05 maka Ho diterima. Dari hasil analisa variabel tidak ditemukan adanya suatu hubungan antara overtime terhadap kesehatan mental dan keterlibatan kerja perawat.

Manfaat: Menjadi referensi terapi dimana kelebihan waktu kerja menyebabkan bertambahnya jam kerja perawat di atas waktu normal kerja. Kondisi ini menyebabkan keterlibatan kerja perawat semakin menurun yang ditandai dengan antara lain, menjadi tidak fokus dalam menyelesaikan suatu pekerjaan, tidak merasakan diri adalah bagian dari sebuah tim, tidak merasa mampu dan merasakan sebuah tekanan, serta tidak mampu bekerja dengan perubahan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-08-04