Hubungan Penyakit yang Diderita dengan Tingkat Stres pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda

Authors

  • Apriyanti Yuni Lestari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Lia Kurniasari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Keywords:

Penyakit, Tingkat stres, Narapidana

Abstract

Tujuan studi : Penyakit yang diderita dengan tingkat stres ini bisa menyebabkan narapidana menjadi stres dikarenakan napi ini yg kehidupanya menetap di dalam sel, tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan penyakit yang diderita dengan tingkat stres pada narapidana di lapas perempuan kelas IIA Samarinda.

Metodologi : Penelitian ini menggunakan analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Cross Sectional adalah pengukuran variabel independen dan variabel dependen dilakukan secara bersamaan atau dalam satu waktu yang sama. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penyakit yang diderita dan variabel dependennya adalah tingkat stres. Sampel dari total populasi yang akan dijadikan responden dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini adalah narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda yang berjumlah 180 orang. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk memperoleh sampel adalah dengan menggunakan metode teknik Simple Random Sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner.

Hasil : Hasil analisis hubungan Penyakit yang diderita dengan Tingkat Stres Pada Narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda menggunakan Uji Chi-Square yang membahas tentang penyakit yang diderita dengan tingkat stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda. Hasil uji Chi-Square mendapatkan p-value sebesar 0.075 nilai tersebut lebih besar dari taraf signifikan α=0.05, dan disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara Penyakit yang diderita dengan Tingkat Stres pada narapidana di Lapas Perempuan Kelas II A Samarinda.

Manfaat : Dapat mengetahui penyakit yang diderita dengan tingkat stres yang dialami warga binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Samarinda, diharapkan narapidana memiliki kesehatan baik fisik maupun secara psikologinya selama di dalam tahanan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-12-24

Issue

Section

Kesehatan Masyarakat

Most read articles by the same author(s)

> >>