Hubungan Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Dengan Kejadian Kanker Payudara Di Kalimantan Timur
Keywords:
Pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Kanker PayudaraAbstract
Tujuan Studi : Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara pengetehauan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan kejadiaan kanker payudara pada penderita kanker.
Metodologi : Desain dalam penelitian ini menggunkan metode kuantitatif dengan metode Cross sectional. Populasi ini adalah tidak menyeluruh pada wilayah Kalimantan Timur. Teknik pengambilan sampel untuk penelitian ini menggunakan accidental sampling. Responden berjumlah sebanyak 216. Dimana instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner google from. Data dianalisis secara bivariate menggunakan Chi Squere.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan antara hubungan pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan kejadian kanker payudara pada penderita kanker dengan nilai p-value = 0,864.
Manfaat : Dapat menjadikan hasil penelitian sebagai bahan evaluasi dalam penyelenggaraan program pendidikan ilmu kesehatan maasyarakat, dan menjadikan hasil penelitian ini sebagai indikator keberhasilan dari proses belajar mengajar selama kuliah dan digunakan sebagai referensi unruk penelitian selanjutnya. Manfaat bagi wanita dapat menjadikan penelitian ini sebagai salah satu cara pengendalain kejadian kanker payudara pada wanita.