Hubungan Nilai Tanda Tanda Vital dan Hematokrit sebagai Faktor Risiko DHF pada Pasien Anak di Puskesmas Mangkurawang Tenggarong Kutai Kartanegara

  • Abdul Muis Muis Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
  • Fatma Zulaikha
Keywords: Dengue Hemoragic Fever, Tanda Tanda Vital, Hematokrit

Abstract

Tujuan studi: Untuk mengetahui Adakah hubungan antara Perubahan Tanda Tanda Vital dan Perubahan Nilai Labolatorium Hematokrit sebagai faktor risiko pada pasien Dengue Hemoragic fever di Puskesmas Mangkurawang Tenggarong Kutai Kartanegara.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode Retrospektif, penelitian berupa pengamatan terhadap peristiwa yang telah terjadi dan bertujuan mencari tahu faktor yang berhubungan dan penyebab terjadinya suatu kejadian.

Hasil: Hasil Uji Bivariat Rank Spearman Hasil Labolatorium Hematokrit dengan kejadian DHF didapatkan nilai signifikansi 0.002 yang artinya terdapat hubungan antara perubahan nilai Hematokrit dengan kejadian DHF, untuk Perubahan nilai tanda tanda vital untuk nadi didapatkan nilai 0.008, Tekanan darah sistolik 0,001, Tekanan darah diastolik 0,000, Suhu 0,000, dan Pernapasan 0,034 yang artinya terdapat hubungan antara perubahan nilai Tanda Tanda Vital dengan kejadian DHF di Puskesmas Mangkurawang Tenggarong.

Manfaat: Sebaiknya institusi Puskesmas dapat menjadikan penelitian ini sebagai acuan untuk mengetahui Hubungan Nilai Tanda Tanda Vital dengan Hematokrit terhadap kejadian Demam Berdarah di Lingkup Kerja Puskesmas Mangkurawang Kutai Kartanegara

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-27